Wisata

Pesona Wisata Pulau Komodo

Benso.ID – Ini dia pulau yang beberapa tahun lalu menjadi bahan perbincangan tidak Cuma di Indonesia maupun Asian saja bahkan juga Dunia. Kenapa? Salah satu sebabnya sekitar 7 tahun yang lalu pulau ini masuk dalam nominasi tujuh keajaiban dunia. Sampai-sampai Wakil Presiden Indonesia saat itu, Jusuf Kalla, ikut mempromosikan Pulau Komodo ke seluruh dunia.

Bagaimana ceritanya kok Pulau Komodo bisa seterkenal itu? Dulu, tepatnya tahun 1910  sepasukan tentara Belanda mencoba memasuki sebuah pulau disekitar Nusa Tenggara Timur. Sesampai disana, pasukan itu sungguh ketakutan karena mereka melihat binatang yang menyerupai naga.

Letnan Steyn van Hens Broek yang mendapat laporan soal penemuan itu langsung meluncur ke pulau misterius itu dan membunuh salah satu komodo untuk di teliti di Buitenzorg atau yang sekarang dikenal dengan nama Bogor. Sejak saat itulah pulau ini disebut sebagai Pulau Komodo.

Kondisi Geografis

Pulau yang menjadi rumah lebih dari 5.700 ekor komodo ini terletak di antara Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTB). Meski di lihat dari peta terlihat lebih dekat dengan NTB, tapi sebenarnya pulau ini merupakan bagian dari Kabupaten Manggarai Barat yang ada di Provinsi NTT.

 

TAMAN NASIONAL KOMODO

Sejak tahun 1988 pemerintah Indonesia telah menobatkan Pulau Komodo sebagai Taman Nasional Komodo. Setiap wisatawan yang datang ke sana dilarang keras untuk mengambil atau merusak apa pun yang ada di seluruhh wilayah taman nasional.

 

LOH LIANG

Ini adalah pintu gerbang utama untuk masuk ke Taman Nasional Komodo. Disini kita bisa memilih apa yang mau kita lakukan di kawasan ini. Kalian bisa menyelam, snorkeling dan yang utama trekking atau jalan kaki menyusuri Pulau Komodo untuk melihat komodo dan hewan-hewan lainnya.

 

PANTAI MERAH

Nah, kalau kita memilih kegiatan menyelam langsung saja ke Pantai Merah. Oh ya, di kalangan wisatawan luar negeri, pantai ini lebih di kenal dengan sebutan Pink Beach. Kenapa dinamai Pantai Merah? Karena kalau kita lihat pasir di pantai ini, warnanya kemerah-merahan.

 

PULAU RINCA

Hampir saja lupa dengan yang satu ini. Taman Nasional Komodo itu wilayahnya tidak cuma di Pulau Komodo, tetapi meliputi Pulau Padar dan Pulau Rinca yang ada di sebelah timur Pulau Komodo. Walau populasi komodonya lebih sedikit, komodo di sini terkenal lebih gesit dibanding dengan yang ada di pulau komodo. Selain trekking kita juga bisa melihat indahnya lautan Pulau Rinca dari Bukit Hijau.

 

PERAHU PHINISI

Sejak sekitar 6 tahun yang lalu. Beberapa perusahaan wisata mulai memperkenalkan wisata bahari di perairan sekitar Pulau Komodo. Jadi wisatawan bisa bermalam di perahu phinisi yang merupakan perahu khas Indonesia. Namun jangan salah, buat menikmati liburan seperti ini tarif nya lumayan mahal, bisa mencapai 40 juta rupiah! Wisata macam ini biasa disebut dengan Live Aboard.

 

FLORA

Pulau Komodo didominasi bukit-bukit setinggi 500 hingga 800 meter dan tebing-tebing curam. Bukit dan tebing tersebut dipenuhi oleh padang rumput atau yang biasa disebut Savana. Pohon yang menjadi cirikhas Savana Pulau Komodo adalah pohon lontar atau Borassus flabellifer.

Selain pohon lontar ada juga rotan (Calamus sp.), bamboo (Bambusa sp.) dan pohon asam (Tamarindus Indica). Pepohonan bakau (Rhizophora sp.) juga tumbuh di sebagian pantai Pulau Komodo.

 

FAUNA

Namanya saja Pulau Komodo, ya jelas hewan yang paling khasnya adalah komodo atau kalau bahasa ilmiahnya disebut dengan Varanus komodoensis. Hewan ini terkenal sebagai salah satu dari sedikit hewan purba yan masih hidup. Dahulu para ilmuan percaya komodo memiliki bakteri yang mematikan di dalam air liur nya, tetapi teori ini dipatahkan oleh hasil penelitian terbaru. Penelitian pada tahun 2005 menyebutkan bahwa kemungkinan besar bukan bakteri yang membunuh mangsa komodo melainkan bisa yang ada di mulutnya.

Oh ya, komodo tidak cuma ada di Pulau Komodo, tetapi juga terdapat di pulau-pulau sekitarnya. Seperti Pulau Rinca, Gili Motong dan bahkan pernah juga di temukan di bagian Utara Pulau Flores.

Selain Komodo, rusa dan babi hutan yang menjadi santapan utama komodo juga menjadi penghuni tetap pulau ini. Jangan salah, rusa di taman nasional ini adalah rusa khas NTT, masyarakat local biasa menyebutnya dengan sebutan rusa sambar. Di area Taman Nasional Komodo ada juga kuda, ajag (anjing hutan) dan kerbau liar.

Pesona Wisata Pulau Komodo
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
%d blogger menyukai ini: